EFEKTIVITAS MOL BONGGOL PISANG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L)

Sri Handayani, Mawardiana Mawardiana

Abstrak


Tujuan penelitian untuk megetahui  konsentrasi dan frekuensi MOL bonggol pisang yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dan serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor yang dicobakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor konsentrasi MOL bonggol pisang yang terdiri dari tiga taraf yaitu control,  10 cc per plot-1, dan 20 cc per plot-1 dan faktor frekuensi MOL bonggol pisang juga sebanyak tiga taraf yaitu ada plot yang diberikan 1 minggu sekali, 2 minggu sekali, dan 3 minggu sekali, dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 9 kombinasi dan 27 plot perlakuan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, berat biji per plot, persentase polong hampa, dan persentase polong bernas. Konsentrasi MOL bonggol pisang berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 25 HST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 39 HST, dan umur 53 HST, berat biji per plot, presentase polong hampa, dan presentase polong bernas tidak berpengaruh nyata, dan pengamatan 25 dan 39 HST, yang terbaik di jumpai pada perlakuan K2 (20 cc plot-1). Frekuensi MOL bonggol pisang tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi dan frekuensi MOL bonggol pisang terhadap semua prameter yang diamati.

Kata kunci :  MOL (Mikroorganisme lokal) bonggol pisang, konsentrasi, frekuensi dan kedelai


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andrianto dan Indarto. 2004. Budidaya dan Analisis Usaha Tani : Kedelai, Kacang Hijau, dan Kacang Panjang. Absolut. Yogyakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2007. Data Statistik 2007-2008. Badan Pusat Statistik.

Rismunandar. 1990. Memanfaatkan Bahan Lokal Http://mikroorganismelokal_blongspot.go.id.Diakses Februari 2015.

Santosa. 2008. Peranan Mikro Organisme Lokal Dalam Budidaya Tanaman Padi Metode Sysytem of Rice Intensification. Departemen Pertanian, Jakarta.

Sutedjo. 1994. Pupuk dan Pemupukan. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Syaifuddin A., Mulyani L., Sulastri E., 2010. Pemberdayaan Mikroorganisme Lokal Sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Petani. Ringkasan Karya Tulis. 14 hlm.




DOI: https://doi.org/10.47647/jar.v3i1.225

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



ISSN : p2615-417X , e2721-0782


Indexed By :




Creative Commons License

Jurnal Agroristek Jabal Ghafur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.