Tinjauan Yuridis Terhadap Legal Standing Rusia Dan Ukraina Dalam Konflik Bersenjata Berdasarkan Hukum Internasional

Samsuardi Samsuardi, Umar Mahdi, T Yasman Saputra

Abstrak


Konflik bersenjata antara Federasi Rusia dan Ukraina merupakan salah satu konflik internasional paling signifikan dalam dinamika hubungan internasional kontemporer yang menimbulkan implikasi serius terhadap stabilitas keamanan global dan perkembangan hukum internasional. Konflik ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan historis, tetapi juga memunculkan persoalan yuridis fundamental terkait legitimasi penggunaan kekuatan bersenjata serta kedudukan hukum (legal standing) para pihak yang terlibat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis legal standing Federasi Rusia dan Ukraina dalam konflik bersenjata berdasarkan hukum internasional, khususnya terkait larangan penggunaan kekuatan bersenjata, hak pembelaan diri, serta prinsip kedaulatan dan non-intervensi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaim pembelaan diri yang diajukan oleh Federasi Rusia tidak memenuhi unsur-unsur pembelaan diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, sedangkan Ukraina memiliki legal standing yang sah untuk menggunakan hak pembelaan diri dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya dari agresi bersenjata. Artikel ini menegaskan pentingnya penegakan hukum internasional dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.


Kata Kunci


Legal Standing, Konflik Bersenjata, Hukum Internasional

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku

Brownlie, Ian. Principles of Public International Law. 8th ed. Oxford: Oxford University Press, 2012.

Cassese, Antonio. International Law. 2nd ed. Oxford: Oxford University Press, 2005.

Clapham, Andrew. Human Rights Obligations of Non-State Actors. Oxford: Oxford University Press, 2006.

Crawford, James. The International Law Commission’s Articles on State Responsibility: Introduction, Text and Commentaries. Cambridge: Cambridge University Press, 2002.

Dinstein, Yoram. The Conduct of Hostilities under the Law of International Armed Conflict. 3rd ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2016.

Dinstein, Yoram. War, Aggression and Self-Defence. 6th ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2017.

Kelsen, Hans. The Law of the United Nations: A Critical Analysis of Its Fundamental Problems. New York: Frederick A. Praeger, 1950.

Pictet, Jean. Development and Principles of International Humanitarian Law. Geneva: Martinus Nijhoff, 1985.

Shaw, Malcolm N. International Law. 8th ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2017.

Jurnal dan Artikel Ilmiah

Kramer, Mark. “The Collapse of East European Communism and the Repercussions within the Soviet Union.” Journal of Cold War Studies 5, no. 4 (2003).

Värk, René. “The Russian Invasion of Ukraine and International Law.” Journal of Conflict and Security Law 27, no. 3 (2022).

Evans, Gareth, dan Mohamed Sahnoun. The Responsibility to Protect: Report of the International Commission on Intervention and State Sovereignty. Ottawa: International Development Research Centre, 2001.

Peraturan dan perundangan-undangan

United Nations. Charter of the United Nations. 1945.

United Nations General Assembly. Resolution 3314 (XXIX): Definition of Aggression, 1974.

United Nations General Assembly. Resolution 56/83: Responsibility of States for Internationally Wrongful Acts, 2001.

United Nations General Assembly. Resolution ES-11/1: Aggression against Ukraine, 2022.

Military and Paramilitary Activities in and against Nicaragua (Nicaragua v. United States of America), ICJ Reports, 1986.

Oil Platforms (Islamic Republic of Iran v. United States of America), ICJ Reports, 2003.

Armed Activities on the Territory of the Congo (Democratic Republic of the Congo v. Uganda), ICJ Reports, 2005.

Rome Statute of the International Criminal Court. Rome, 17 July 1998.

International Criminal Court. Warrant of Arrest for Vladimir Putin, 17 March 2023.




DOI: https://doi.org/10.47647/meusapat.v5i1.4128

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

 

Creative Commons License

Meusapat: Jurnal Ilmu Hukum ©2022 published by Fakultas Hukum, Universitas Jabal Ghafur
is licensed under CC BY 4.0