RESPON MULSA JERAMI DAN KONSENTRASI PUPUK CAIRTOP G2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaeaL.)
Abstrak
Kacang tanah merupakan salah satu sumber bahan pangan dengan tingkat konsumsi yang tinggi, tetapi produksi masih sangat rendah. Salah satu inovasi untuk meningkatkan produksi kacang tanah dengan menggunakan mulsa jerami dan pupuk organik cair Top G2 yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Glee Gapui Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 ulangan. Faktor Mulsa Jerami (M), terdiri dari 3 taraf : M1(10 tonha-1), M2 (20 tonha-1), M3 ( 30 tonha-1) dan Faktor kosentrasi pupuk Top G2 : P1 (2 cc/liter), P2 (4cc/liter), P3 (6 cc/liter). Hasil penelitian menunjukan bahwa mulsa jerami berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 25 dan 35 HST, persentase polong bernas, persentase polong hampa, bobot polong per plot. Pupuk cair Top G2 berpengaruh sangat nyata terhadap persentase polong bernas, polong hampa, bobot polong basah, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 25 dan 35 HST. Tidak terdapat interaksi antara mulsa jerami dan pupuk cair Top G2 terhadap parameter yang diamati.
Kata Kunci: Mulsa Jerami, Top G2, Kacang Tanah
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Akbar, A. 2014. Pengaruh Mulsa Organik pada Gulma dan Tanaman Kedelai (Glycine MaxL.) Var. Gema Produksi Tanaman. 1(6).
Coleman, D.C., J.M. Oades, and G. Uehara. 2009. Dynamics of soil organic matter in tropical ecosystems. NIFTAL Project. University of Hawaii Press. Hawaii. p. 140–148.
Doring, 2006. Peranan Beberapa Jenis Mulsa jerami dalam Maajemen Suhu Tanah. Research Report from Laptunilapp.
Diakses via internet http://www.digilib.itb.ac.id/gdl.
Gardner F. P., R. B. Pearce, R. L. Mitchell. 2001. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit UI Press.
Harjadi, M..S.1993. Pengantar agronomi. Gramedia. Jakarta.
Herlina, N., E. Nihayati. G. Arifin. 2004. Pengaruh Jenis Mulsa dan Waktu Pemupukan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L. Var. Italica Plenck). Jurnal Habitat. 15 (1): 8-15
HWI (Health Wealth International), 2010. Panduan Penggunaan Top G2 [Online]. http://ti2hwi. files. wordpress.com/2010/04/1panduan aplikasi-pupuk-organik-cair-top-g2.pdf [11 Desember 2014].
Juanda, D. dan Bambang, C. 2010. UbiJalar, Budi Daya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius. Yogyakarta.
Musnawar, E.I. 2005. Pupuk Organik Cair dan Padat, Pembuatan dan Cara Aplikasi. Penebar Swadaya. Jakarta 72 hlm
Pangaribuan dan Pujisiswanto. 2009. Pengaruh Pupuk Kompos Jerami dan Pemulsaan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buah Tomat. SemNas TTG Agroindustri dan Diseminasi Hasil-hasil Penelitian Dosen Polinela : 115-121
Prajnanta. 2009. Pemeliharaan Secara Intensif dan Kiat Sukses Beragribisnis. Penebar Swadaya, Jakarta
Pranata, A.S. 2004. Pupuk organik cair dan aplikasi dan manfaatnya. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Sukawan, 2008, Dasar-dasar perlindungan tanaman. Penebar Swadaya. Jakarta
Sunghening, 2012. Pengaruh Tanaman Penutup Tanah dan Mulsa Organik terhadap Produksi Cabai dan Erosi Tanah. J. Hort. 16(3):197-201.
Suprapto. 2008. Bertanam kacang tanah. Penebar Swadaya. Jakarta
Verheyen, K. 2008. Pengaruh Pupuk Kandang Dan Pupuk Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L (proposal)http://www.maylarchive.c
om/ agromedia @yahoogroup.Comhttp://muhammadalqamari.blogspot.com/2012/01/pengaruh-pupuk-kandang-dan-pupukcair.html Minggu,
Januari 15, 2019
Wijaya, 2012Wijaya, K. A. 2012. Pengantar Agronomi Sayuran. Prestasi Pustaka Karya. Jakarta.
DOI: https://doi.org/10.47647/jar.v4i2.470
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
ISSN : p - 2615-417X , e - 2721-0782
Indexed By :

Jurnal Agroristek Jabal Ghafur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.