PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA

M. Fadli, Mirunnisa Mirunnisa, Muhsin Muhsin

Abstrak


Abstrak Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran matematis masih tergolong rendah. Penalaran matematis merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki siswa dalam mempelajari matematika, karena melibatkan kemampuan memecahkan masalah, menganalisis, dan memberikan argumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pre-test post-test group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sigli, yang terdiri dari 346 siswa. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling, sehingga kelas X-4 dipilih sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes penalaran matematis dengan menerapkan model PBL (Problem-Based Learning). Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailed) dari data post-test adalah 0,000, yang artinya lebih kecil dari α=0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor post-test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Model PBL ini memberikan konteks nyata bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mereka dalam konteks matematika. Oleh karena itu, disarankan agar para pendidik menggunakan model PBL dalam pengajaran untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penalaran matematis siswa.Kata kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Penalaran Matematis.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.