STUDI KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL PANAS (AC-WC) DENGAN VARIASI RENDAMAN OLI BARU KENDARAAN TRUCK TRAILER
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Balaguru, P., Krishna, M. N., & Sathiyagnanam, A. P. (2011). Neural network based analysis of thermal properties rubber composite material – pneumatic tire. Proceedings of the World Congress on Engineering, III.
Bina Marga. (2010). Spesifikasi umum 2010. Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.
Bina Marga. (2014). Spesifikasi umum bidang jalan dan jembatan tahun 2010 (Revisi 3). Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU.
Bukhari. (2007). Rekayasa bahan dan tebal perkerasan jalan raya. Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.
Departemen Pekerjaan Umum. (1987). Pedoman Teknik No. 13/PT/B/1987. Direktorat Jenderal Bina Marga.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2007). Spesifikasi umum Divisi 6. Departemen PU.
Indra, M. (2023). Pengaruh penambahan oli bekas pada aspal CPHMA dengan variasi perendaman (Skripsi, Universitas Bosowa Makassar).
Mahyar, H. (2021). Pemanfaatan limbah styrofoam untuk substitusi aspal Pen 60/70 pada Laston dengan metode pencampuran basah dan kering. Universitas Iskandar Muda.
Putri, E. (2016). Tinjauan substitusi styrofoam pada aspal Pen 60/70 terhadap kinerja campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC). Universitas Syiah Kuala.
Saodang, H. (2005). Konstruksi jalan raya. Penerbit Nova.
Stastna, J., Zanzotto, L., & Vacin, O. (2003). Viscosity function in polymer-modified asphalts. Journal of Colloid and Interface Science, 259(1), 200–207.
Sukirman, S. (1992). Perkerasan lentur jalan raya. Penerbit Nova.
Sukirman, S. (1999). Perkerasan lentur jalan raya. Penerbit Granit.
Sukirman, S. (2003). Beton aspal campuran panas. Penerbit Granit.
Tnorth, A. (2019). Pengaruh oli bekas sebagai bahan peremaja Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) terhadap karakteristik campuran Split Mastic Asphalt (SMA) 0/11 dengan selulosa serabut kelapa.
Yildirim, Y. (2005). Polymer modified asphalt binder. Construction and Building Materials, 20(1), 66–72





