GENDER, SEKTOR INFORMAL, DAN KETIDAKPASTIAN: STUDI TENTANG KERENTANAN SOSIAL DAN EKONOMI PADA PEREMPUAN PEDAGANG KAKI LIMA DI SANAMAN MANTIKEI PALANGKA RAYA

wewen wewen, Marisa Marbun, Sandya Lajuba

Abstrak


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya keterlibatan perempuan sebagai pedagang kaki lima (PKL) yang menghadapi ketidakpastian ekonomi dan keterbatasan perlindungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kerentanan sosial-ekonomi yang dialami perempuan PKL di kawasan Sanaman Mantikei, Kota Palangka Raya, serta strategi adaptasi yang mereka lakukan untuk mempertahankan ekonomi keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan PKL mengalami ketidakstabilan pendapatan akibat cuaca, jumlah konsumen, dan dinamika pasar. Kerentanan tersebut diperkuat oleh keterbatasan akses terhadap modal, perlindungan sosial, dan lembaga keuangan formal. Selain menghadapi beban kerja ganda, perempuan PKL mampu beradaptasi melalui pengelolaan keuangan sederhana, fleksibilitas berdagang, dan pemanfaatan jaringan sosial. Kerentanan sosial-ekonomi tersebut merupakan dampak ketidaksetaraan gender dan keterbatasan akses terhadap sumber daya ekonomi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adger, W. N., et al. (2004). New indicators of vulnerability and adaptive capacity.

Beauvoir, S. de. (1949). The second sex (Vol. II). http://uberty.org/wpcontent/uploads/2015/09/1949_simone-de-beauvoir-the-second-sex.pdf

BPS. (2024). Proporsi lapangan kerja informal menurut jenis kelamin, 2023. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjE1NSMy/proporsi-lapangan-kerja-informal-menurut-jenis-kelamin.html

Effendi, T. N. (1988). Kesempatan kerja sektor informal di daerah perkotaan Indonesia. Majalah Geografi Indonesia, 2, 1–10.

Fidya, D. H., & Kukuh, A. (2023). Analisis partisipasi perempuan di sektor informal. Independent: Journal of Economics, 3, 111–122.

Hart, K. (1973). Informal income opportunities and urban employment in Ghana. The Journal of Modern African Studies, 11(1), 61–89.

Hidayati, N. (2015). Beban ganda perempuan bekerja (antara domestik dan publik). Muwazah, 7(2), 108–112.

Hochschild, A. R., & Machung, A. (2012). The second shift: Working families and the revolution at home.

ILO. (2018). Women and men in the informal economy: A statistical picture (3rd ed.). International Labour Office.

Lestari, A. D., Setiadi, Y., Musa, D. T., Alamri, A. R., & Andali, B. G. (2023). Peran ganda perempuan penyapu jalan single parents dalam rumah tangga di Kota Samarinda. Komunitas: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 14(1), 71–82.

Matthew, B. M., & Huberman, A. M. (2014). An analytic approach for discovery. CEUR Workshop Proceedings, 1304, 89–92

Nikita, A., Salsabila Inayah, D., Putri, F. D., Lubis, N. P., Cahyani, G., & Fauziah, S. (2024). Relasi kuasa dalam rumah tangga pekerja informal: Analisis gender model Harvard akses dan kontrol ibu dan ayah terhadap sumber daya ekonomi keluarga. JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2864–2879. https://jicnusantara.com/index.php/jicn

Sari, I. W., & Yusuf, Y. (2024). Peran perempuan pekerja sektor informal dalam meningkatkan ekonomi keluarga (studi pada pedagang kaki lima perempuan di Jalan Suka Karya, Kelurahan Sialang Munggu Kota Pekanbaru). Journal of Social Science Research, 4, 4487–4496.

Sembiring, T. (2024). Buku ajar metodologi penelitian.

Vella, A., Maya, S., & Mashita, J. (2025). Analisis pendapatan perempuan yang bekerja di sektor informal (studi kasus pada pedagang kaki lima di Cibinong). Jurnal Usaha, 6(1), 42–53. https://doi.org/10.30998/juuk.v6i1.3884

Wisner, B., Blaikie, P., Cannon, T., & Davis, I. (2014). At risk: Natural hazards, people’s vulnerability and disasters.

Yuniashri, E., Susilo, S., & Wahyudi, S. T. (2023). Does informal sector suitable for female labor? Jejak, 16(1), 58–73. https://doi.org/10.15294/jejak.v16i1.3859




DOI: https://doi.org/10.47647/jsh.v9i1.4030

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



ISSN : p2615-3688 & e2716-0270

Jurnal Sosial Humaniora Sigli indexed by: