Estetika Dan Kreativitas Tari Warak Dugder Melalui Penataan Gerak, Kostum, Properti Untuk Menguatkan Budaya Lokal

Karina Vebrina Islamica, Wasis Wijayanto

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek estetika, kreativitas, dan proses transformasi dalam penataan gerak, kostum serta properti Tari warak Dugder sebagai upaya memperkuat nilai budaya lokal dalam tradisi Dugderan di kota Semarang. Tari Warak Dugder yang menjadi ikon budaya Semarang memuat unsur-unsur visual dan simbolik yang merepresentasikan akulturasi masyarakat pesisir sehingga membutuhkan pemahaman agar penyajiannya mencerminkan nilai tradisi dan identitas lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi proses latihan, wawancara mengenai dasar penataan gerak serta makna kostum dan dokumentasi dari pertunjukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa estetika Tari warak Dugder terlihat melalui keselarasan pola gerak, perpaduan warna kostum dan penggunaan properti yang menonjolkan karakter Warak Ngendog. Kreativitas terlihat pada pengembangan variasi gerak, penyesuaian desain kostum serta pengolahan properti yang disusun sesuai kebutuhan panggung. Sinergi antara estetika, kreativitas, dan transformasi memperkuat identitas budaya Tari Warak Dugder serta menjadikannya media efektif dalam pewarisan nilai lokal kepada generasi muda.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amirulloh, T. M., & Badaruddin, S. (2024). Aesthetics of Makeup And Costume Design in the Dance" Cisondari": Unveiling Local Cultural Identity. Journal of Dance and Dance Education Studies, 4(2), 63–81. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/jddes.v4i2.75801

Bimo Wicaksono, A. (2023). Perancangan Visual Storytelling Tentang Tradisi Dugderan di Semarang. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Budaya, S. (2025). Proses Kreatif Wijanarko Dalam Penciptaan Karya Tari Eskotika Kekumus. 10(1), 21–30. https://doi.org/10.31851/sitakara

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Felisha, A. A., & Ribawati, E. (2025). Warak Ngendog dan Dugderan: Warisan Budaya Multikultural di Pasar Johar Semarang. 9(3). https://doi.org/https://doi.org/10.9963/8htevn07

Gunawan, I. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. Bumi Aksara.

Kaeksi, M. H. (2025). The Development of Warak Dance Presentation Forms in Semarang City. Acintya, 17(1), 108–121. https://doi.org/https://doi.org/10.33153/acy.v17i1.7666

Kombong, R. L., Haryono, S., & Malarsih, M. (2023). Analisis Bentuk Lagu Nyanyian Penanian Dolo Berjudul ?Allo Lendu?Bulan Lendu??. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(4), 1315–1324. https://doi.org/https://doi.org/10.32884/ideas.v9i4.1533

Mariabell, F., Fajrianur, M. F., & others. (2025). Transformasi Estetik Tari Dadas dalam Konteks Perubahan Sosial Budaya. Tambuleng, 6(1), 83–97. https://doi.org/https://doi.org/10.37304/jt.v6i1.20677

Maritim, J. M., Sejarah, P. S., Budaya, F. I., & Diponegoro, U. (2025). Budaya Tradisional Dugderan Dalam Arus Perubahan Sosial Di Kota Semarang. 66–79. https://doi.org/https://doi.org/10.31629/jmm.v9i1.7445

Maulina, R., & others. (2023). Color Analysis of Warak Ngendhog in Semarang Dugderan Tradition. ARTic, 5(2), 487–498. https://doi.org/https://doi.org/10.34010/artic.v5i2.9876

Mawasti, F. B., Malarsih, M., & Hartono, H. (2020). Warak Dugder Dance: Feminism and the Existence of Women as Strengthening the Existence of the Performing Arts. Catharsis, 9(2), 97–104. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/catharsis.v9i2.41109

Nursyam, R., Cahyadi, O., & Suwandi, T. (2023). Kreatifitas Gerak Melalui Proses Imajinasi dan Intuisi dalam Bentuk Koreografi. Jurnal Pendidikan Tari, 4(1), 120–134. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/JPT.419

Oktasari, I., Indriyanto, R., Utina, U. T., & Pebrianti, S. I. (2024). Estetika gerak tari Gambyong Siji Lima di sanggar Wisanggeni kabupaten Purbalingga. IMAJI???????????: Universitas Negeri Yogyakarta, 22(2), 197–207. https://doi.org/10.21831/imaji.v22i2.78505

Puspita, S. K., Wadiyo, W., & Wibawanto, W. (2023). Kajian Interdisiplin: Telaah Seni Rupa dan Tari Melalui Teori Akulturasi dan Teori Motivasi pada Tari Ronggeng Warak Karya Tari Sekar Kemuning. Journal of Islamic Art and Architecture (JIAA).

Rahmadhani, I., Wahida, A., & Surono, S. (2025). Penerapan Metode Modeling dengan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Pemahaman Rias Tari Gambyong Siswa. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 2(2), 9–26. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/imajinasi.v2i2.611

Septemuryantoro, S. A. (2020). Potensi Akulturasi Budaya Dalam Menunjang Kunjungan Wisatawan Di Kota Semarang. LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 16(1), 75–94. https://doi.org/https://doi.org/10.33633/lite.v1i1.3434

Sunardi, S., Saka, P. A., Sulastuti, K. I., Mulyana, A. R., Ansari, I., Muklis, M., Emsa, T., & Zulfikar, Z. (2024). STRATEGI PELESTARIAN KEBUDAYAAN ACEH DI MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 7(1), 548-557.

Novianto, W., Kiswanto, K., & Putro, R. L. U. (2025). Aesthetic Transformation of Javanese Wayang Performances in the Digital Era. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 25(1), 211–226. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.15294/harmonia.v25i1.11320

Supeni, S. (2020). Javanese Traditional Art-Dance as the Implementation of Character Education of Children to Support Child Friendly School. RESEARCH FAIR UNISRI, 4(2), 48–61. https://doi.org/https://doi.org/10.33061/rsfu.v4i2.4517

Suryadmaja, G., & Saearani, M. F. T. (2025). Studi Estetika Seni Pertunjukan di Era Global. Cantata Deo: Jurnal Musik Dan Seni, 3(1), 71–86. https://doi.org/https://doi.org/10.69748/jmcd.v3i1.339

Taim, M. A., Amat, A., Anto, B., & Tamring, M. (2025). Imaji?: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni. 23(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/imaji.v23i1.84611

Wibowo, A. K., & others. (2022). Estetika Garap Tubuh dan Properti dalam Karya Tari Gandhewa Raga. Acintya, 14(2), 205–211. https://doi.org/https://doi.org/10.33153/acy.v14i2.4675

Wijayanto, W., Fajrie, N., & Zahro, N. F. (2023). Melintasi Era Globalisasi: Eksplorasi Strategi Pelestarian Seni Kethoprak Wahyu Manggolo Di Kabupaten Pati. Geter: Jurnal Seni Drama Tari Dan Musik, 6 (2), 71--79.

Wijayanto, W., Fidyastuti, F., & others. (2025). Estetika dalam Kosmis sebagai Pembelajaran dan Konservasi Gamelan di Era Modern. Jurnal Mebang: Kajian Budaya Musik Dan Pendidikan Musik, 5(1), 11–22. https://doi.org/https://doi.org/10.30872/mebang.v5i1.177

Wiradharma, G., Sediyaningsih, S., Prasetyo, M. A., & others. (2024). Makna Etis dan Estetis pada Tari Tradisional Aceh, Betawi, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. PERSPEKTIF, 13(2), 436–443. https://doi.org/10.31289/perspektif.v13i2.11180




DOI: https://doi.org/10.47647/jsh.v8i2.3575

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



ISSN : p2615-3688 & e2716-0270

Jurnal Sosial Humaniora Sigli indexed by: