KAJIAN PREVALENSI REPEAT BREEDING PADA SAPI ACEH DI KABUPATEN PIDIE SEBAGAI UPAYA UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN PANGAN

Djoko Subagyo, Sri Rahayu

Abstrak


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi repeat breeding pada sapi aceh di Kabupaten Pidie sebagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan pangan. Sampel diperoleh  dari data sekunder laporan Dinas Peternakan Kabupaten Pidie 161 ekor sapi aceh betina. Dilakukan dalam bentuk study observasi dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan  dataprimer dilakukan   dengan pengamatanlangsung dan wawancara melalui kuisioner terhadap peternak dan inseminator. Data yang di peroleh ditabulasikan, sedangkan untuk melihat prevalensi repeat breeding dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini didapat prevalensi repeat breeding 58,3 %. Dan kesimpulannya adalah prevalensi repeat breeding sapi aceh di Kabupaten Pidie 58,3 % . Faktor yang menyebabkan adalah manajemen pemeliharaan, pengetahuan peternak dan inseminator.

 

Kata kunci: prevalensi, repeat breeding, Sapi Aceh


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amiridis GS, Tsiligianni TH, Dovolou E, Rekkas C, Vouzaras D, Menegatos I. 2009. Combined administration of gonadotropin releasing hormone, progesterone, and meloxicam is an effective treatment for the repeat- breeder cow. Theriogenology 72: 542–548.

Dransfield MGB, Nebel RL, Pearson RE,Warnick LD. 1998. Timing insemination for dairy cows identified in estrus by aradiotelemetric estrus detection system. JDairy Sci 81: 1874–82.

Ferasyi, T. R. (2008). Dasar-dasar epidemiologi dan ekonomi veteriner. Syiah Kuala University Press. Banda Aceh.

Katagiri, S. & Y. Takahashi. 2004. Changes in EGF concentra¬tions during estrous cycle in bovine endometrium and their alterations in repeat breeder cows. Theriogenology 62: 103 - 112. DOI: 10.1016/j.theriogenology.2003.08.019

Noakes DE, Parkinson TJ, England GCW. 2009. Veterinary Reproduction and Obstetrics, ninth ed. Edinburgh London Elsevier Sci : 399–408.

Nuryadi dan S. Wahyuningsih. 2011. Penampilan produksi Sapi Peranakan Ongole dan Peranakan Limousin di Kabupaten Malang. Jurnal Ternak Tropika 12(1): 76–81

Rustamadji. B, Ahmadi, Kustono, Sutarno,T. 2007. Kinerja usaha peternakan sapi Perah rakyat sebagai tulang punggung pembangunan persusuan nasional. Paper .Disampaikan pada LokakaryaPersusuan Nasional. Yogyakarta. Dies 38 Fapet UGM.

Robert SJ. 1986. Infertility in the cows. In Veterinary Obstetric and Genital Disease (Theriogenology). 3rd edition Published bythe author, Woodstock, VT 05091 Ithaca.New York. 434 – 475.

Yusuf M, Nakao T, Ranasinghe BMK, Gautam G, Long ST, Yoshida C1, Koike K,Hayashi A. 2010. Reproductive performance of repeat breeders in dairy herds. Theriogenology. 73: 1220–1229




DOI: https://doi.org/10.47647/jar.v3i2.260

DOI (PDF): https://doi.org/10.47647/jar.v3i2.260.g274

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



ISSN : p2615-417X , e2721-0782


Indexed By :



Creative Commons License

Jurnal Agroristek Jabal Ghafur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.