Strategi Pengembangan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Tanaman Hortikultura Di Kota Sigli

Junaidi Junaidi, Mahadi Bahtera, Halil Akmal, Maisarah Maisarah

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk megetahui besarnya pendapatan yang diperoleh dari petani tanaman hortikultura di Kota Sigli dan untuk mengetahui faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming), serta menentukan strategi pengembangan pertanian perkotaan tanaman hortikultura di Kota Sigli. Adapun metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Responden diambil dengan menggunakan  metode  sampling  jenuh (sensus)  yaitu  sebanyak  8  orang  yang meliputi 3 orang pengurus dari petani tanaman hortikulrura di Kota Sigli dan 5 orang petani tanaman hortikultura di Kota Sigli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategi pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) tanaman hortikultura di Kota Sigli berada pada kuadran I, yang berarti bahwa pertanian perkotaan (urban farming) tanaman hortikultura di Kota Sigli memiliki kekuatan dari segi internal dalam pengembangannya. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah strategi Agresif artinya memaksimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mendapatkan strategi pengembangan usaha yang dijalankan. 

Kata Kunci:  Pengembangan; Teknik Budidaya; Urban Farming; Perkotaan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 2013. Menanam Tanaman Pare. Diakses di https://warasfram,wordpress Com/2013/02/06/menanam-tanaman- pare/, pada tanggal 10 Januari 2021.

Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2018.

Badan Pusat Statistika Sumatera Utara. Sensus Pertanian 1983, 1993, 2003. Bappenas (2009) https://www.bappenas.go.id/files/2713/5227/9312/bag-z-74-75 cek 20090130070903 25.doc

Butler, L. and D.M. Moronek (eds.). 2002.Urban and Agriculture Communities: Opportunities for Common Ground. Ames, Iowa: Council for Agricultural Science and Technology. Retrieved 2013-04-01.

David, Fred, R. 2011. Strategic Management Manajemen Strategi Konsep, Edisi 12, Salemba Empat, Jakarta.

FAO, 2008. The urban producer’s resource book. A practical guide for working with Low Income Urban and Peri-Urban Producers Organizations, Rome

Food and Agriculture Organization (FAO). 2008. Urban Agriculture For Sustainable Poverty Alleviation and Food Security. 84p.

Fraser, Evan, D.G (2002) Urban Ecology in Bangkok Thailand: CommunityParticipation, Urban Agriculture and Forestry, Environments 30 (1)

Freddy Rangkuti, Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2013), hal 19

Jalil, A. 2005. Kota: Dari Perspektif Urbanisasi. Jurnal Industri dan Perkotaan Volume IX Nomor 15. Hal 833-845.

Mougeot, L. J. A., 2006. Growing Better Cities: Urban Agriculture for Sustainable Development. International Development Research Centre, Ottawa, Ontario, Canada.

Rangkuti, Freddy. 2013. Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis SWOT Cara Perhitungan Bobot, Rating, dan OCAI. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Samadi, B. 2002. Teknik Budidaya Mentimun Hibrida. Kanisius. Yogyakarta. Hal 63.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.47647/jar.v6i2.1963

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



ISSN : p2615-417X , e2721-0782


Indexed By :




Creative Commons License

Jurnal Agroristek Jabal Ghafur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.