Penanaman Nilai Karakter Visioner dan Integritas Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Keumala

Julia Julia, Heri Fajri, Widia Munira

Abstract


Penelitian ini mengangkat masalah 1) bagaimanakah nilai-nilai karakter visioner dan integritas Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Keumala 2) Bagaimana implikasi nilai-nilai nilai-nilai karakter visioner dan integritas Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Keumala 3) Apa saja hambatan yang dihadapi pendidik dalam menanamkan nilai-nilai karakter visioner dan integritas Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran sejarah di SMAN 1 Keumala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Nilai karakter visioner dan integritas Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran sejarah secara keseluruhan memberikan gambaran yang seimbang antara berfikir kritis dan kreatif dalam pendidikan karakter. 2) Penanaman nilai karakter dalam pembelajaran sejarah memberikan dampak yang berbeda-beda tergantung pada pendekatan pengajaran, pengalaman belajar, serta latar belakang pribadi siswa. 3) Hambatan yang dihadapi pendidik merupakan proses kompleks yang membutuhkan strategi adaptif, kesadaran reflektif, dan dukungan sistemik. Nilai karakter tidak cukup hanya diajarkan, tetapi harus dihidupkan melalui contoh, dialog, dan ruang berpikir kritis

Full Text:

PDF

References


Andika Rahimi. (2020). Pembelajaran Sejarah dan Kesadaran Nasionalisme. Bandung: Pustaka Edukasi.

Ariobimo, D. (2020). Sejarah dan Identitas Nasional. Yogyakarta: Pilar Nusantara.

Asmara, D. (2019). Strategi Kontekstual dalam Pembelajaran Sejarah. Surabaya: Media Edukatif.

Bagong Suyanto & Sutinah. (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Arah Baru dan Tantangan. Surabaya: Airlangga Press.

Briggs, L., & Wagner, W. (dalam Rosdiani, 2014). Teori dan Praktik Pembelajaran Sejarah. Jakarta: Rineka Cipta.

Cholid, N., & Achmadi, H. A. (2007). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Dewantara, K. H. (2023). Jiwa Visioner Pemuda. Yogyakarta: Taman Siswa Press.

Evitasari, R. et al. Metode Observasi dalam Penelitian Pendidikan. Bandung: Literasi Nusantara.

Gunawan, I. (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamka, H. (2020). Tokoh Revolusioner Indonesia: Pemikiran dan Warisan Ki Hajar Dewantara. Yogyakarta: LKiS.

Hasbullah. (2023). Tokoh Religi di Indonesia. Bandung: Nuansa Cendekia.

Heotomo. (2015). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Hyoscyamina. (n.d.). Pendidikan Karakter dan Moralitas Bangsa. Jakarta: Edukatif Press.

Jeditorkurnia. (n.d.). Artikel Khaeruddin: Sejarah dalam Perspektif Humanistik. [Artikel Siap Diterbitkan].

Khalid Sarfandi. (2020). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Aceh: Literasi Umat.

Kurniawan, A. (2017). Penguatan Karakter Siswa di Era Digital. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lickona, T. (2004). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Lickona, T. (2019). Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Lickona, T. (2020). Nilai-Nilai Dasar Integritas dalam Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.

Maellaro, R. (2013). Transformative Learning in the Classroom. New York: Learning Press.

Mahfud, C., & Widiadi, R. (n.d.). Filosofi Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Press.

Marta Agung, R. (2020). Implementasi Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 6 (1).

M & Irawani. (2019). Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Sumber Primer. Jakarta: Media Guru.

Nadlifatil, N. F., & Rafiandra, Q. (2022). Integrasi Nilai Ki Hajar Dewantara dalam Pendidikan Sejarah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10 (3).

Rahimah. (2022). Landasan Nilai dalam Pendidikan Karakter. Surabaya: Citra Pustaka.

Raharjo, S. (2019). Pendidikan Karakter dan Visi Bangsa. Jakarta: Salemba Humanika.

Ram Susanto. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah, 8 (2).

Rosdiani, A. (2014). Strategi Pembelajaran Sejarah Efektif dan Menyenangkan. Bandung: Refika Aditama.

Rosdiani, R. (2014). Pengembangan Pembelajaran Sejarah yang Efektif dan Inovatif. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sagala, S. (2011). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Salahudin, & Alkrienciechie. (2013). Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Santosa, R., & Irawan, H. (2020). Strategi Pembelajaran Sejarah Transformatif. Jakarta: Deepublish.

Setiawan, A. (2009). Pendidikan Karakter dalam Kurikulum. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Subki, A. (2023). Pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam Pendidikan Karakter Visioner. Jakarta: Lentera Bangsa.

Suparlan. (2022). Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Suastika, I. K. (2020). Ki Hajar Dewantara dan Taman Siswa: Jejak Langkah dan Pemikiran. Yogyakarta: Taman Siswa Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulaiman Jusuf. (2022). Peran Pendidikan Sejarah dalam Membentuk Jati Diri Bangsa. Medan: Literasi Global.

Suryosubroto, B. (2001). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Triyanto. (2022). Pendidikan Karakter dan Pembangunan Moral Bangsa. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar


Refbacks

  • There are currently no refbacks.