Penguatan Metode Ajar Al-Qur’an Berbasis Psikologi Perkembangan Anak bagi Guru di Dayah Putri Muslimat

Muktar Muktar Hanafiah, Safrur Riza

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an di Dayah Putri Muslimat masih menghadapi tantangan berupa dominasi metode ajar yang bersifat repetitif, minim variasi pedagogik, serta kurangnya penyesuaian dengan psikologi perkembangan santri. Kondisi tersebut berdampak pada kejenuhan belajar dan tingginya kesalahan bacaan Al-Qur’an. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat metode ajar Al-Qur’an berbasis psikologi perkembangan anak bagi guru melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode PAR diterapkan melalui tiga siklus utama, yaitu identifikasi masalah, aksi dan implementasi, serta refleksi dan evaluasi yang melibatkan guru sebagai mitra aktif. Kegiatan pengabdian meliputi workshop psikologi perkembangan anak, pelatihan metode ajar Qur’an (Baghdadiyah, Iqra’, dan Tahsin), simulasi mengajar, pendampingan praktik kelas, evaluasi kinerja guru, serta penyusunan modul ajar. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogik guru, penerapan metode ajar yang lebih variatif dan bertahap, penggunaan media visual yang efektif, serta pergeseran pendekatan pembelajaran dari pola hukuman menuju penguatan positif. Selain itu, terbentuk budaya reflektif dan kolaboratif melalui komunitas guru Al-Qur’an internal serta penggunaan modul ajar sebagai standar pembelajaran dayah. Dengan demikian, pendekatan PAR terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an secara teknis maupun paradigmatik serta mendorong keberlanjutan praktik pembelajaran yang kontekstual di Dayah Putri Muslimat.

Keywords

Metode Ajar, Al-Qur’an, Psikologi Perkembangan Anak

References

Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Aziz, A., Rahman, M. H., & Karim, S. (2023). Teacher pedagogical competence in Islamic education: A developmental psychology perspective. Journal of Islamic Education Research, 7(2), 101–115. https://doi.org/10.1234/jier.v7i2.2023

Colina, N. (2021). Pendekatan psikologi perkembangan dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 88–102.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Fauzi, A., & Anshori, I. (2022). Child-centered learning in Islamic education: Enhancing student engagement through adaptive pedagogy. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 155–170. https://doi.org/10.15575/jpi.v11i2.18000

Hidayat, R. (2020). Kompetensi guru dalam pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan Islam dasar. Jurnal Tarbiyah, 9(2), 120–135.

Huda, M., Nasuha, A., & Safitri, D. (2021). Reflective learning in Islamic education: A participatory action research approach. International Journal of Instruction, 14(2), 421–438. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14224a

Ismail, N., Rahman, M. H., & Abdullah, S. (2022). Quranic education and moral development in early childhood: A systematic review. Journal of Moral Education, 51(3), 312–328. https://doi.org/10.1080/03057240.2021.1970012

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Khalil, A., & Karim, S. (2022). Integrating cognitive and socio-emotional learning in religious education. Religious Education Journal, 117(4), 523–538. https://doi.org/10.1080/00344087.2022.2045678

Khosni, Abd. L. (2024). Integrasi metode pembelajaran Al-Qur’an dan psikologi perkembangan anak. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–60.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Rahman, M. H., & Abdullah, S. (2021). Outcome-based evaluation in Islamic education programs. International Journal of Islamic Studies, 13(1), 55–70. https://doi.org/10.20885/ijis.vol13.iss1.art4

Rahmawati. (2019). Efektivitas metode tradisional dalam pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 55–70.

Reason, P., & Bradbury, H. (2008). The SAGE handbook of action research: Participative inquiry and practice. Sage Publications.

Safiah, N. A. (2025). Pelatihan guru berbasis psikologi perkembangan anak dalam pendidikan Islam. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10–22.

Siregar, E., Fauzan, A., & Hamid, A. (2023). Teacher professional development in Islamic education: A sustainable training model. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 30(2), 145–160. https://doi.org/10.17977/jpp.v30i2.2023

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suyadi, S. (2020). Pembelajaran Al-Qur’an dan perkembangan moral anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak, 4(1), 1–15.

Syahmil, M. (2024). Model pembelajaran Al-Qur’an berbasis psikologi perkembangan anak di dayah. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 5(1), 25–40.

Tarmilia. (2022). Pembelajaran Al-Qur’an di dayah: Studi kasus di Aceh. Jurnal Studi Islam, 10(2), 77–90.

Wibowo, A., Santoso, B., & Lestari, D. (2022). Participatory action research in education: A collaborative model for teacher development. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 6(1), 33–47. https://doi.org/10.26877/jpp.v6i1.

Yusuf, M. (2021). Pengaruh pelatihan berbasis psikologi perkembangan terhadap kompetensi guru. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 134–148.

Zaini, M., Hasanah, U., & Fitriani, D. (2023). Integrating Islamic pedagogy and modern educational psychology. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 201–215. https://doi.org/10.15575/jpi.v12i2