FENOMENA MULTI-AKUN SEBAGAI STRATEGI FRAGMENTASI IDENTITAS DIGITAL PADA GENERASI Z
Abstrak
Generasi Z sebagai penduduk asli digital menghadapi tekanan sosial yang signifikan dalam mengelola citra di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penggunaan multi-akun Instagram sebagai strategi fragmentasi identitas digital dengan menggunakan teori dramaturgi Erving Goffman yang didukung oleh konsep manajemen identitas digital. Melalui metode studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana akun utama (main account) dan akun kedua (second account/finsta) berfungsi sebagai panggung yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun utama digunakan untuk pertunjukan panggung depan (front stage) guna membangun personal branding, sementara akun kedua berfungsi sebagai panggung belakang (back stage) untuk ekspresi diri yang lebih autentik, spontan, dan privat di kalangan lingkaran terdekat. Fragmentasi ini merupakan respons strategis untuk menavigasi penilaian sosial dan menjaga privasi digital. Namun, hal ini juga membawa implikasi seperti digital burnout dan ambiguitas identitas.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Afralia, A., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Analisis Penyebab Maraknya Cyberbullying di Era Digital pada Remaja. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2), 70-80. https://doi.org/10.61722/jimi.v2i2
Alamsyah, A. G., Ardelisma, A., Nugraha, A., & Jannah, M. (2025). Second Instagram accounts: A study of Generation Z's self-identity in Medan. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 9(1), 62-77. https://doi.org/10.22146/la.38102
Arifa, M., & Sari, R. P. (2023). Konsep Diri dan Pengungkapan Diri Laki-Laki dalam Multi Account Instagram. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 3(1), 35-46. https://doi.org/10.20885/cantrik.vol3.iss1.art4
Audah, S., & Idaman, N. (2025). Penggunaan media sosial Instagram dalam membangun self-affirmation (Studi fenomenologi pada followers akun Instagram @proud.project). Ikon, 30(1), 1-9. https://doi.org/10.37817/ikon.v30i1
Bingley, W. J., Worthy, P., Wiles, J., & Haslam, S. A. (2026). A social identity theory of digital identity. Perspectives on Psychological Science, 1-37. https://doi.org/10.1177/17456916261419813
Budiyanto, R. N. A., & Aisyah, V. N. (2022). Self disclosure analysis of first account and second account users on Instagram among students. International Summit on Science Technology and Humanity (ISETH), 515-525.
Dewi, R., & Janitra, P. A. (2018). Dramaturgi dalam media sosial: Second account di Instagram sebagai alter ego. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(1), 52-61. https://doi.org/10.24002/jik.v16i1.1213
Hapsari, S. I., & Febriana, P. (2023). Makna penggunaan multiple account Instagram bagi mahasiswa di kota Sidoarjo [Presentasi PowerPoint]. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Khairunnisa, Hariyonob, D. S., & Aprianty, R. A. (2025). Analysis of single account and multiple account users on Instagram social media: A comparative review of self-disclosure. Jurnal Psikologi Prima, 8(2), 233-244.
Kurniawan, A. L., & Hidayanto, S. (2024). Gen Z's privacy calculus on using a second Instagram account. International Journal of Advanced Multidisciplinary (IJAM), 3(2), 241-255. https://doi.org/10.38035/ijam.v3i2
Nanda, V., Asih, S., & Walyono. (2025). Dualitas digital: Mengungkap fenomena "finsta" dan strategi komunikasi Gen Z pada second account di media Instagram. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 582-594. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i3.4503
Nugraha, I., Sukmarini, A. V., & Yusuf, M. (2023). Second account Instagram as Gen Z's self identity: A study of cultural phenomenon of self-expression. Journal La Sociale, 4(5), 489-508. https://doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v4i5.1952
Pelapory, N. C. M., & Chairil, A. M. (2025). Pembentukan identitas virtual Generasi Z pada penggunaan akun kedua (second account) Instagram. Hulondalo: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 85-99. https://doi.org/10.51214/hulondalo.v4i1.1501
Permana, I. P. H., & Sutedja, I. D. M. (2021). Analisis perilaku pengguna akun kedua di media sosial Instagram. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(4), 1195-1202.
Pramudya, K., Sujarwo, & Safitri, D. (2025). Media Sosial X dalam Membentuk Identitas Sosial Digital Generasi Z. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(2), 178-183. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i2.807
Prastiti, J. P., & Taufiq, A. (2025). Self-branding in Instagram as a dramaturgical stage: A sociological perspective. JSSH (Jurnal Sains Sosio Humaniora), 9(1). https://doi.org/10.22437/jssh.v9i1.39610
Purwaningtyas, M. P. F., & Alicya, D. A. (2020). The fragmented self: Having multiple accounts in Instagram usage practice among Indonesian youth. Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia, 1(2), 171-182. https://doi.org/10.22146/jmki.54848
Putranto, T. D., Murwani, E., & Prasetyo, D. (2025). Instagram multiple accounts: A self-presentation by Generation Z. Jurnal Studi Komunikasi, 9(3), 783-792. https://doi.org/10.25139/jsk.v9i3.10756
Rahmad, W. O. D. C., Mau, M., & Akbar, M. (2025). Self-disclosure mahasiswa Ilmu Komunikasi di Instagram: Studi kualitatif tentang ekspresi diri di era digital. J-IKA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 9-15. https://doi.org/10.31294/jika.v12i1.11582
Rahmaddanial, I., & Fahmi, R. (2025). Komunitarianisme dan Digitalisasi: Peran Gen Z dalam Membangun Hubungan Sosial di Era Digital. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 13-26.
Saidah, M., & Trianutami, H. (2022). Dramaturgy in identity formation on social media: A study on second account ownership on Instagram. Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2), 267-281. https://doi.org/10.31937/ultimacomm.v14i2.2819
Sokowati, M. E., & Manda, S. (2022). Multiple Instagram accounts and the illusion of freedom. Komunikator, 14(2), 127-136. https://doi.org/10.18196/jkm.15914
Sugihartati, R. (2019). The identity fragmentation of youths as fans of global popular culture. Pertanika Journal of Social Sciences & Humanities, 27(2), 1007-1022.
Suler, J. R. (2002). Identity management in cyberspace. Journal of Applied Psychoanalytic Studies, 4(4), 455-459.
Susanti, A. F., & Safitri, D. (2021). Dismilaritas Kecanduan Pemakaian Media Sosial Generasi Y dan Generasi Z. Edukasi IPS, 5(2), 37-45. https://doi.org/10.21009/EIPS.005.2.05
Tandoc Jr., E. C., Lou, C., & Min, V. L. H. (2019). Platform-swinging in a poly-social-media context: How and why users navigate multiple social media platforms. Journal of Computer-Mediated Communication, 24(1), 21-35. https://doi.org/10.1093/jcmc/zmy022
Thohirah, M. D., Nur, H., & Daud, M. (2025). @RealMe dan dualitas identitas digital pada remaja: Pengaruh second account sebagai ruang aman ekspresi diri di media sosial. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9), 82-94. https://doi.org/10.5281/zenodo.15291107
Tripathi, R. L. (2024). Fragmented selves: Identity, consciousness and reality in the digital age. Open Access Journal of Data Science & Artificial Intelligence, 2(1), 1-6. https://doi.org/10.23880/oajda-16000148
Winduwati, S., & Irena, L. (2024). Dramaturgy and the phenomenon of Instagram multi-account usage among Gen Z in Bali. Fikom Untar.
DOI: https://doi.org/10.47647/jsh.v9i1.4034
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
ISSN : p - 2615-3688 & e - 2716-0270
Jurnal Sosial Humaniora Sigli indexed by:



