ANALISIS ISI: ISU PSIKOLOGIS DALAM FILM RUMAH UNTUK ALIE

Novyela Nisrina Nahda, Aulia Finani, Ririn Destiana, Anisa Siti Nurjannah, Alrefi Alrefi

Abstrak


ABSTRACT

This study aims to analyze the representation of psychological issues in the film Rumah untuk Alie using a descriptive qualitative approach with content analysis techniques. The film portrays the emotional complexity of adolescents who experience trauma, rejection, and emotional abuse within their family environment. Data were collected through content documentation by observing scenes containing psychological meanings and analyzed using Maslow’s hierarchy of needs and Wubbolding’s reality therapy theory. The findings reveal that the main character, Alie, experiences a psychological crisis rooted in the unmet basic needs of safety, love, and self-esteem. Her trauma, caused by the loss of her mother and the harsh treatment from her father and brothers, leads to deep guilt, loneliness, and low self-worth. The film emphasizes the crucial role of the family in fulfilling adolescents’ emotional needs as the foundation of psychological well-being. In conclusion, Rumah untuk Alie serves not only as a cinematic work but also as a profound reflection on the psychological impact of family dysfunction and the importance of emotional support in the healing process.

 

Keywords : film, trauma, basic needs, family, psychological well-being

 

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi isu psikologis dalam film Rumah untuk Alie melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Film ini menggambarkan kompleksitas kondisi emosional remaja yang mengalami trauma, penolakan, dan kekerasan emosional dalam lingkungan keluarga. Data dikumpulkan melalui dokumentasi konten berupa observasi terhadap adegan-adegan yang memuat makna psikologis, kemudian dianalisis dengan mengaitkan teori hierarki kebutuhan Maslow serta konsep kebutuhan dasar dalam teori realita Wubbolding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama, Alie, mengalami krisis psikologis yang berakar pada tidak terpenuhinya kebutuhan dasar seperti rasa aman, kasih sayang, dan penghargaan diri. Trauma akibat kehilangan ibu dan perlakuan keras dari ayah serta kakak-kakaknya menyebabkan Alie mengalami rasa bersalah mendalam, kesepian, dan rendah diri. Film ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam pemenuhan kebutuhan emosional remaja sebagai dasar terbentuknya kesejahteraan psikologis. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah untuk Alie tidak hanya menjadi karya sinematik, tetapi juga refleksi mendalam tentang dampak psikologis dari disfungsi keluarga serta urgensi dukungan emosional dalam proses penyembuhan trauma.

 

Kata kunci: film, trauma, kebutuhan dasar, keluarga, kesejahteraan psikologis


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aprianti, W. O. A., & Burhan, F. (2022). Mekanisme Pertahanan Ego Tokoh Utama Dalam Novel Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan Karya Fitrawan Umar. Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, Dan Budaya Indonesia, 5(1), 65–77. https://doi.org/10.33772/cakrawalalistra.v5i1.1792

Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).” Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74–86.

Dahlia, B., Azzahra, D. S., Azzahra, A. R., Dewi, S. P., Gunawan, F. A., & Abdillah, R. (2025). Luka Batin Tak Terlihat: Dampak Bullying pada Kesehatan Psikologis Siswa. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(1), 185–198. https://doi.org/10.62383/vimed.v2i1.1182

Dolongseda, R. C., Raintung, A. B. J., Tamalonggehe, N. R., & Susmantoyo, R. S. N. (2025). Peran Pastoral Konseling Dalam Pemulihan Trauma Relasional. ABARA : Jurnal Konseling Pastoral, 3(1), 56–68. https://doi.org/10.64427/jp.v3i1.53

Duri, R. R., Rahmi, K. A., Rahmadini, Y., Yani, A. K., Apriyani, A., & Gowasa, M. W. (2025). Pengaruh Regulasi Emosi terhadap Psychological Well-Being pada Mahasiswa Psikologi UNP Angkatan 2021. Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(2), 179–190. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i2.1114

Fitria, I., Zainuddin, M., Aliana, C. R., Barlian, N. I., Ar-raniry, U. I. N., & Aceh, B. (2024). Family Resilience in a Psychological Perspective in Indonesia. 7(1), 204–219. https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i1.23107

Ifani Candra, Abdila, C., & Syahrina, I. A. (2022). Religiusitas dan Rasa Bersalah pada Remaja di Sman 1 Pantai Cermin Kabupaten Solok. Psyche 165 Journal, 15(4), 164–169. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v15i4.207

Ismail, S., Mohamad, M., Khaiyom, J. H. A., & Dzulkifli, M. A. (2023). The Role of ‘Stage Theory of Bereavement,’ ‘Dual Process Model (DPM)’ and Spirituality in Dealing with Grief During Illness Experience in Cancer Patients. IIUM Journal of Human Sciences, 5(1), 50–62.

K, N. C., Hartinah, D., & Cahyani, E. C. (2025). Hubungan Riwayat Trauma dan Lingkungan Keluarga dengan Gejala Gangguan Mental Emosional pada Siswa di MA Nurul Huda Wilayah Kerja Puskesmas Kragon 1. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 16(1), 1–9. https://doi.org/10.26751/jikk.v16

Lestari, F. A., & Sugiarti, S. (2023). Konflik batin pada tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye: Analisis psikologi sastra. Sintesis, 17(2), 142–155. https://doi.org/10.24071/sin.v17i2.5689

Mutmainah, A., & Warsana, D. (2021). Analisis Nilai Budaya pada Film Barakati. Journal Anthology of Film and Television Studies, 1(2), 43–52.

No Title. (2025). 3(2), 318–335.

Nur, M., Yasriuddin, Y., & Azijah, N. (2022). Identifikasi Perilaku Bullying Di Sekolah (Sebuah Upaya Preventif). Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 685. https://doi.org/10.35931/am.v6i3.1054

Prastini, E. (2024). Kekerasan Terhadap Anak dan Upaya Perlindungan Anak Di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues, 2024(2), 760–770.

Putri, S., & Komalasari, S. (2022). Analisis Faktor Trauma dari Pengalaman Toxic Friendship pada Generasi Z Analysis of Trauma Factors from Toxic Friendship Experiences in Generation Z. Jurnal Penelitian Psikologi, 12(01), 38–48. https://doi.org/10.26740/cjpp.v12n1.p38-48

Sugiarta, P., & Mulya, H. C. (2024). Dinamika Pencarian Makna Hidup pada Ayah Tunggal karena Kematian. 12(2), 221–235.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo, Ed.; 2nd ed.). Alfabeta.

Syahrul Huda, A., Nafsika, S. S., & Salman, S. (2023). Film Sebagai Media dalam Mengubah Cara Pandang Manusia dalam Prinsip Kemanusiaan. Irama: Jurnal Seni Desain Dan Pembelajarannya, 5, 9–14.

Syarruch Barucha, A. A., & Hafifah, N. (2024). Reality Theory Approach in Stress Management in Drug Case Inmates in Class Ii a Banyuwangi Prison. Jurnal At-Taujih, 4(2), 56–79. https://doi.org/10.30739/jbkid.v4i2.3462

Uci, I. R., & Savira, S. I. (2019). Hubungan antara Keberfungsian Keluarga dengan Regulasi Emosi pada Siswa di Smp X Surabaya. Jurnal Penelitian Psikologi, 06(02), 1–7.

Yusuf, H. (2024). DALAM PERSPEKTIF SOSIAL JURIDICAL ANALYSIS OF THE CRIME OF CHILD BULLYING IN A SOCIAL PERSPECTIVE. 687–700.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.